Perumahan Modernland Cilejit

Polda Banten setelah melalui serangkaian proses penyelidikan, penyidikan hingga gelar perkara dengan memperhatikan seluruh fakta, alat bukti dan keterangan ahli maka pihak penyidik pada Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Banten pada tanggal 4 Agustus 2021 lau telah menerbitkan Surat Ketetapan Penghentian Penyidikan No. S.Tap/52.b/VIII/Res.1.9/2021/Ditreskrimum yang menyatakan bahwa penyidikan atas Laporan Polisi No. LP/377/XII/Res.1.9/2020/SPKT III/Banten tanggal 11 Desember 2020 dihentikan karena peristiwa tersebut Tidak Cukup Bukti.

Polda Banten menghentikan penyidikan terhadap masalah dugaan sengketa penyerobotan tanah oleh pengembang Modernland Cilejit yaitu PT Griya Sukamanah Permai karena dinilai tidak cukup bukti. Mohamad Sofyan selaku kuasa hukum PT Griya Sukamanah Permai melalui keterangan tertulis pada Senin tanggal 23 Agustus 2021 mengemukakan bahwa pada 11 Desember 2020 Direktur Utama PT Griya Sukamanah Permai yang mengembangkan proyek township Modernland Cilejit telah dilaporkan ke Kepolisian Daerah Banten oleh Hendro Kimanto Liang.

Pelaporan itu atas sangkaan antara lain penyerobotan tanah dan atau menggunakan surat palsu berdasarkan Laporan Polisi No. LP/377/XII/RES.1.9/2020/SPKT III/Banten atas lahan yang sedang dikembangkan kawasan hunian beserta fasilitas pendukungnya yakni perumahan Modernland Cilejit yang berlokasi di Desa Sukamanah, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

Sofyan mengatakan laporan polisi oleh Hendro Kimanto Liang tersebut dibarengi dengan somasi terbuka kepada berbagai instansi yang ditambah dengan pemberitaan yang masif dan viral di berbagai media termasuk media online yang sangat menyudutkan posisi PT Griya Sukamanah Permai di hadapan masyarakat umum, konsumen, maupun pihak terkait lainnya.

“Dengan ini kami sampaikan kepada khalayak umum, media, instansi-instansi terkait, khususnya konsumen, calon konsumen dan pihak lainnya yang memiliki hubungan kerja sama dengan Perumahan Modernland Cilejit seperti bank, kontraktor, broker properti, bahwa tindak pidana yang dilaporkan Hendro Kimanto Liang ke Polda Banten telah dihentikan” papar Sofyan.

Dia menambahkan bahwa keterangan tersebut sekaligus sanggahan atas somasi yang telah dilayangkan kuasa hukum Hendro Kimanto Liang ke berbagai instansi serta merupakan sanggahan dan bantahan terhadap pemberitaan yang viral dan masif pada beberapa media terkait pemberitaan atas Laporan Polisi terhadap PT Griya Sukamanah Permai pada lahan perumahan Modernland Cilejit.

Awal Mula Modernland Cilejit Diisukan Bermasalah

Dari penelusuran kasus ini bermula dari rencana pembelian lahan milik PT Bumi Mahkota Pesona (BMP) oleh manajemen PT Banten Berlian Indonesia (BBI). Akan tetapi, rencana jual beli lahan itu dibatalkan setelah muncul dugaan terjadi pemalsuan surat-surat tanah milik PT BMP oleh pihak PT BBI.

Kemudian berkembang informasi liar bahwa PT BBI merupakan rekanan PT Griya Sukamanah Permai sehingga hal itu menyeret nama pengembang Modernland Cilejit yang diberitakan bermasalah. Pada perkembangannya kemudian ternyata Polda Banten memutuskan untuk menghentikan penyidikan masalah sengketa tanah ini karena menganggap tidak cukup bukti.

Luas Bangunan: 27 m²

Luas Tanah: 72 m²

Kamar Tidur 2

Kamar Mandi 1

Rp 281.927.528

Luas Bangunan: 27 m²

Luas Tanah: 72 m²

Kamar Tidur 2

Kamar Mandi 1

Rp 286.670.923

Luas Bangunan: 71 m²

Luas Tanah: 54 m²

Lantai 2

Kamar Mandi 1

Rp 603.884.085